Pengetahuan: Software

Dear KompKnowledge Readers,

Pembahasan hari ini adalah: “Apa itu Software?

Software. Saya yakin bila Anda pembaca setia KompKnowledge sering sekali membaca kata ini. Kata ini hampir tampilkan dan digunakan di setiap post hasil buatan kelompok KompKnowledge, bukan? Namun, sebenarnya apa itu software?

Software menurut kami adalah sebuah sistematika perangkat lunak yang dapat dijalankan oleh perangkat keras (hardware). Software berfungsi untuk mengolah data mentah dari input pengguna menjadi sebuah hasil olahan dan ditampilkan atau disampaikan dengan periferal output. Software adalah perantara antara mesin dan pengguna sehingga pengguna bisa mendapatkan apa yang pengguna inginkan.

Software biasanya tidak bersifat universal. Maksudnya adalah tidka selalu berjalan pada semua mesin atau berdasarkan banyak ketentuan lainnya. Software juga mempunyai ketergantungan terhadap software lainnya. Selain software mempunyai ketergantungan terhadap software lainnya, software juga mempunyai ketergantungan terhadap hardware yang memadai untuk jalannya software secara optimal.

Contoh dari software yang bergantung pada software lainnya adalah software GIMP (GNU Image Manipulation Program) yang membutuhkan sistem operasi Windows atau Ubuntu (atau sistem operasi lainnya yang kompatibel dengan GIMP berbasis Linux). Ini menggambarkan bahwa program–pada kasus ini adalah GIMP–memerlukan suatu yang disebut platform. “Platform” ini diistilahkan sebagai tempat untuk suatu program berjalan, sistem operasi. Contoh lainnya adalah Mozilla Firefox yang dapat berjalan di berbagai sistem operasi. Kita dapat menyimpulkan bahwa Mozilla Firefox mempunyai kompatibilitas yang lebih tinggi dibandingkan GIMP.

Contoh untuk software yang bergantung pada perangkat keras adalah Virtual Router Manager. Virtual Router Manager memerlukan suatu perferal yang terpasang pada komputer baik external (dibeli secara terpisah, biasanya digunakan pada komputer desktop) maupun internal (diperoleh dari komputer dalam bentuk notebook/netbook/tablet dan sudah dipasang dari produsen) yaitu pemancar WLAN (wireless local area network). Tanpa adanya pemancar WLAN, Virtual Router tidak dapat berfungsi sama sekali.

——————————————————————————————————————————————————————————

Ditulis oleh: William Darian, KompKnowledge Administrator

Iklan

Posted on 27 Agustus 2012, in Softwares and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Beri Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: